Gerakan 1 Juta Buku Untuk Anak-Anak Sumatera Utara

Sobat positif, kali ini tim indonesiapositif.com meliput Gerakan 1 Juta Buku Untuk Anak-Anak Sumatera Utara. Pembacaan puisi oleh Novi Laksalasti berjudul Buku, membuka diskusi yang berlangsung di Taman Edukasi Avros (28/5). Dipimpin oleh moderator Erix Hutasoit, selaku inisiator Gerakan 1 Juta Buku Untuk Anak-Anak Sumatera Utara.

Acara diskusi yang dihadiri 40 orang melibatkan empat pembicara. Diantaranya adalah Muhammad Yazid (Wartawan Senior), Masrul Badri (Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Medan), Agus Marwan (Koordinator Provinsi USAID Prioritas Sumatera Utara), dan Mutsuhito Solin (Dosen Universitas Negeri Medan).

Literasi dan minat baca menjadi topik utama dalam diskusi ini. Seperti yang diungkapkan  Muhammad Yazid, literasi dapat meningkatkan edukasi dan informasi. Memiliki buku yang berkualitas dan minat membaca buku salah satu cara meningkatkan literasi. Peran semua kalangan baik pendidik dan orangtua, dapat membantu seorang anak memiliki minat baca yang tinggi.

Sebanyak 3,5 juta pelajar Sumatera Utara dari tingkat SD, SMP, dan SMA tidak punya akses untuk membaca buku. Hal ini mendorong Prof. Dr. Sri Minda Murni, Agus Marwan, Bambang F. Wibowo dan Erix Hutasoit menggagas 1 Juta Buku Untuk Anak-Anak Sumatera Utara. Gerakan ini ditujukan untuk mempromosikan budaya literasi, menyediakan bacaan buku serta mempengaruhi minat litetasi. Buku yang disumbangkan, baik baru ataupun bekas akan disalurkan ke beberapa wilayah Sumatera Utara.

Program selanjutnya dari Gerakan 1 Juta Buku Untuk Anak-Anak Sumatera Utara adalah diskusi buku dan pelatihan literasi. “Kalau tidak ada halangan, diskusi buku dan pelatihan literasi akan berlangsung selama tiga bulan sekali. Untuk lokasi diskusi tidak hanya disatu tempat, tapi akan  berpindah-pindah ke tempat lain”, kata Erix Hutasoit.

Leave a Reply