Ini Cerita Fitri ! Gagal 5 kali, Coba Lagi dan Langsung ke Busan Korea Selatan

Bermimpilah setinggi-tingginya, capai mimpimu dengan doa dan usaha. Allah bersama orang-orang berusaha

Salam sobat positif,

Indonesia Positif tidak pernah lelah hadir untuk membagi informasi kepada sobat positif semua cerita cerita menginspirasi dari pemuda indonesia. Kali ini cerita menginspirasi itu hadir dari salah seorang member Indonesia Positif yang bernama Fitri Ramadhani. Fitri yang merupakan mahasiswa Universitas Sumatera Utara jurusan Ilmu Komputer angkatan 2012 ini telah berhasil merajut mimpinya mencapai negeri Busan Korea Selatan. Tidak tanggung-tanggung, perjalanan Fitri kali ini dibiayi penuh penyelenggara kegiatan. Yup.. Fitri berhasil mengalahkan ratusan international participants untuk mengikuti kegiatan Young ICT Leader’s Forum 2015 di Korea Selatan pada tanggal 9-11 Desember 2015. 

So sobat positif, bagaimana cerita Fitri dalam menghabiskan waktunya mengikuti International Forum kali ini. Check this out, semoga sobat positif semua dapat terinspirasi.

Bagaimana Anda bisa mendapatkan informasi mengenai Young ICT Leader’s Forum 2015?

Saya mendapatkan informasi kegiatan ini dari dosen yang juga member Relawan TIK Sumut. Pak Syurahbil Hadi. Bapak itu mempunyai relasi dari ITU (International Communication Union) yang merupakan penyelenggara acara hebat ini. Dan saya akhirnya apply di websitenya dengan mengirimkan cv, dan form aplikasi dari mereka dalam Bahasa Inggris tentunya. Ada beberapa teman-teman ilmu komputer juga yang apply tapi hanya saya yg dapat balasan email congratulation. Itu benar benar membuat saya terkejut sekaligus senang.

Apa sih tujuan dari kegiatan ini?

Tujuan dari kegiatan ini untuk membangun relasi dan menyajikan sebuah komunitas bagi Pemimpin Muda ICT (Information Communication and Technology) dimana mereka bisa berbagi ide dan konsep-konsep inovatif untuk kemajuan industri IoT  (Internet of Thing) masa depan serta membangun relasi dalam memudahkan program ITU dalam bidang ICT volunteer.

Pelajaran apa yang Anda dapat dari kegiatan Internasional ini?

Banyak sekali pengetahuan yang didapat dari program ini. Terutama dalam penggunaan IoT selain itu program ini juga menunjukkan kepada kita project yang dibuat oleh pihak ITU seperti bagaimana sistem komunikasi dan monitoring dilaut, e-navigation digital komunikasi, strategy dalam membangun smart car dalam hal ini mobil Hyundai, implementasi security testbed dan overseas export, evolusi ke IoT sampai program dari ICT Volunteer.

Dari hal tersebut aku menyadari bahwa negara berkembang seperti negara kita harus banyak belajar dari negara maju seperti ini. Lebih mengajarkan anak muda untuk terus membuat negara berkembang ini dapat seperti negara maju. Ini tugas anak muda sekarang bukan malah semakin merusak attitude yang menjelekkan negara sendiri. Hang out gak jelas, update ga penting di sosmed 3x sehari, dsb.

Screenshot_2015-12-21-11-05-17-1

Apa saja sih yang Anda dan peserta lainnya lakukan disana?

Kegiatan ini bertempat di BEXCO Exhibition Hall 2 diikuti oleh 125 participant (35 international participant, sisanya participant dari negara korea itu sendiri ada yg mahasiswa asing yg kuliah dikorea, delgasi dari perusahaan dikorea dll). International participant menginap di Citadine Hotel 20 menit menuju BEXCO. Kegiatan ini diadakan oleh ITU, NIA (National Information Society Agency). Hari pertama lebih ke seminar tentang sistem komunikasi yang mereka gunakan di laut, smart car yg mereka buat, dan perkenalan tentang IoT. Pada malam hari khusus international participant diundang dinner bersama pejabat pejabat seperti secretary general dari ITU, mayor Busan City, NIA dan masih banyak pejabat  yg menyapa kami dan ikut dalam dinner di Cacao Tree tempat makan bintang lima. Hari kedua materi penerapan IoT dalam masyarakat, perkenalan apa itu ITU dan program-programnya termasuk program ICT volunteer mereka. Setelah makan siang dilanjutkan dengan discussion grup (khusus international invitation) membahas permasalahan ICT di masing2 negara, bagaimana pengaruh IoT diberbagai sektor, sampai solusi dari permasalahan ICT diberbagai negara. 1 grup di bagi 8-12 orang. Setelah berdiskusi leader dari grup menjelaskan hasil diskusi di depan podium.

Setelah discussion group kami bersiap untuk dinner (lagi) kali ini tema dinnernya Networking Reception. Ini malam terakhir kami merasakan dinner di restaurant berkelas. Kali ini nama restaurantnya The Bay 101 dimana kata mahasiswa Indonesia yg kuliah di Pusan National University 1 harga paling murah makan disini adalah 93000 Won. Oke di dinner kali ini kami lebih mencari relasi. Saya dapat banyak kontak dan dapat berbagai pengalaman untuk kemajuan ICT Sumut kami. Dinner ini berlangsung sampai jam 9 malam.

Hari ketiga kami field trip ke Pusan National University (PNU) dan tempat pembuatan mobil Hyundai. Di PNU kami mengunjungi Big Data Research Center. Ini yang buat aku tercengang kagum. Di tempat ini alat alat yang mereka buat dengan implementasi IoT sangat hebat. Dari dunia kesehatan, security, sampai monitoring kegiatan sehari sehari dan monitoring penggunaan alat listrik.

Setelah PNU kami mengunjungi pmbuatan mobil Hyundai. Ini juga membuatku tercengang. Memang di Indonesia produksi Hyundai sangat minim. Tp cerita dari teman saya dari Laos Hyundai adalah produksi mobil yang banyak digunakan di negaranya lalu diikuti dengan Toyota, dll. Di Hyundai kami di tunjukkan bagaimana proses pembuatan mobil secara langsung tp hanya pada tahap assembling yaitu proses akhir pembuatan mobilnya seperti kerangka mobil, dan pengecatan mobil. Dari kunjungan ini Hyundai bisa memproduksi sekitar lebih dari 100 juta mobil dalam sehari untuk disebarkan ke berbagai negara. Proses produksinya juga menggunakan transportasi laut.

Tepat pukul 17.00 maka berakhirlah acara Young ICT Leader Forum 2015. Semua international invitation dikembalikan ke hotel.

Siapa saja delegasi Indonesia dalam event tersebut?

Saya merupakan peserta termuda dalam delegasi ini yaitu 20 tahun. Ada 3 orang delegasi dari Indonesia 2 orangnya lagi berasal dari Jakarta. 1 orang ( Kak Desi Ariani 26 tahun telah bekerja di perusahaan Telkom Indonesia dimana kakak ini langsung diundang oleh pihak ITU, dan 1 orang lagi (Bang Anggriawan) bekerja di perusahaan swasta seperti starup.

Peserta international participant ada 35 orang dari berbagi negara diantaranya Indonesia, Brunei, Malaysia, Crosia, Zimbambue, Pakistan, Bangladesh, India, Vietnam, Laos, Zeneda, Mongolia, China, dan Singapura.

Screenshot_2015-12-21-11-05-07-1

Apa hal yang paling berkesan dari perjalanan ke Korea Selatan ?

Hal yg paling berkesan itu adalah bisa dapat ilmu baru, teman baru dari berbagai negara, pengalaman baru. Dan bisa menikmati musim dingin dinegara tersebut yag belum dirasakan sebelumnya. Dan fasilitas-fasilitas mewah serta service yang sangat luar biasa dari mereka. Saya bagaikan tamu yang sangat dihormati pada saat disana.

Screenshot_2015-12-21-11-04-32-1

Seperti apa respon teman-teman dan lingkungan terdekat ketika mereka mendapat kabar kalau Anda akan ke Korea Selatan?

Alhamdulillah saya banyak mendapat dukungan postif dari dosen, keluarga, dan teman teman saya. Saya pribadi senang sekali karena banyak dapat dukungan dan ucapan ‘proud of you’ dari mereka khususnya Indonesia Positif dan para Sobat Positif serta organisasi lain seperti UKMI ALKHUWARIZMI , PEMA Fasilkom-TI, IMILKOM, SGC. Dan sekaligus bisa memotivasi yang lain untuk berani mencoba.

Nah, jadi itu dia pengalaman Fitri selama di Korea Selatan. Jadi untuk sobat positif, teruslah mengukir targe-target diri lebih banyak lagi. Sama hal nya dengan Fitri yang telah mengukir diri melalui target untuk mengikuti berbagai event dengan gratis. Fitri juga menambahkan bahwa fitri telah mencoba mengikuti event lebih dari 5 kali tapi rezeki belum tiba dengan kata lain masih gagal. Tanpa di sangka, akhirnya keberhasilan itu datang. Sobat positif, benar adanya kegagalan itu adalah keberhasilan yang tertunda bagi yang terus mencoba. 

Sedikit tips yang disampaikan Fitri kepada sobat positif adalah “jangan membawa kegagalan terus menerus. Try and try sampai bisa menemukan titik kemenangan itu . Jangan lupa dibarengi dengan doa, shalat Dhuha dan Tahajud, perbanyak shalawat. Itu juga dapat membantu utk wujudkan mimpi kita. Ingat dari semua kesuksesan yg kita jalani itu tidak lepas dari campur tangan Allah SWT.”

Intinya sobat positif, berdoa dan berusaha adalah kunci dari kesuksesan. Ayo semangat berprestasi sobat positif. Fitri bisa maka sobat positif lainnya HARUS BISA juga. And last Keep Inspire 😉

Leave a Reply