Kesuksesan ASIAN GAMES bikin Anak Bangsa Bangga jadi Indonesia

Indonesia hari ini menjadi pusat perhatian berbagai media untuk memberitakan perhelatan akbar pesta olahraga se ASIA. Sobat Positif untuk kali keduanya Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah ASIAN GAMES tentu sebuah kesempatan yang sangat berharga. Kesempatan ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia secara maksimal untuk menampilkan suguhan dengan kesan mendalam. Perhelatan ASIAN GAMES 2018 Jakarta-Palembang merupakan kerja kolosal melibatkan ribuan anak bangsa yang bekerja di belakang layar, melibatkan ratusan atlet Indonesia yang bertarung mendulang medali. Mulai dari pembukaan acara yang dilaksanakan 18 Agustus kemarin di GBK hinggu penutupan pada 2 September di lokasi yang sama menorehkan banyak prestasi dan drama kebanggaan untuk bangsa Indonesia.

Drama-drama kemenangan para atlet menambah semangat kebangsaan rakyat Indonesia, mulai dari kemenangan Jonatahan Christie yang sukses mendulang emas untuk tunggal putra pada cabang olahraga bulu tangkis. Setelah 12 tahun tidak menduduki posisi juara, akhirnya sejarah kemenangan Indonesia di laga bulu tangkis ASIAN GAMES terulang kembali. Masih di ajang bulu tangkis , ganda putra Indonesia memberikan kado terindah yang semakin menambah nikmatnya rasa menjadi Indonesia, adalah dua ‘minions’ pasangan Kevin  dan Marcus kemudian Fajar dan Rian mempersembahkan all Indonesian Final diajang ganda putra. Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi merebut medali emas diajang Tenis ganda campuran, sebuah kemenangan yang sangat mengejutkan karena sudah lama sekali Indonesia tidak mendulang emas dari cabang ini. Indonesia juga memiliki para atlet panjat tebing yang sangat lincah mengejar juara, baik tim putra maupun putri, Aries Susanti menjadi atlet yang menyumbang emas pertama pada cabang olahraga ini, hingga akhirnya terkumpul tiga emas dari cabor panjat tebing kategri woman’s speed, women’s speed relay dan men’s speed relay.

Klasemen akhir (asiangames2018.id)

Dominasi emas muncul dari cabang pencak silat, 14 medali persembahan atlet pencak silat Indonesia semakin mengokohkan posisi Indonesia di posisi lima besar klasemen tepatnya di posisi ke-4 hingga akhir pelaksanaan ASIAN GAMES, dengan perolehan 31 medali emas, 24 medali perak dan 43 medali perunggu. Masih banyak atlet-atlet  Indonesia yang mendulang emas dengan kerja keras untuk mengibarkan bendera merah putih di posisi tertinggi disetiap selebrasi kemenangan tiap-tiap cabang olahraga yang diikuti, berikut daftar lengkap atlet Indonesia peraih medali ASIAN GAMES 2018

 

Atlet -atlet peraih medali emas

Pramudya Yuristya/Lutfi Nurhasanah/Gina Tri Lestari Pencak Silat beregu putri berhasil meraih poin tertinggi di babak final ajang Asian Games 2018 (asiangames2018.id)

1. Taekwondo (Defia Rosmaniar)
2. Wushu (Lindswell)
3. Cycling – MTB Downhill (Tiara)
4. Cycling – MTB Downhill (Mukib)
5. Weightlifting (Eko Yuli Irawan)
6. Paragliding (Hening Paradigma, Jony Efendi, Rony Pratama, Jafro Megawanto, Aris Apriansyah)
7. Paragliding (Japro Megawanto)
8. Sport Climbing (Aries Susanti Rahayu)
9. Rowing (Tanzil Hadid, Muh. Yakin, Rio Rizki, Jefri Ardianto, Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, Ardi Isadi, Ujang    Hasbulloh)
10. Tennis (Christoper Rungkat & Aldila Sudiaji)
11. Karate (Arrosyiid Rizki Ardiansyah)
12. Jetski (Aqsa Sutan Aswar)
13. Pencak Silat (Puspa Arum Sari)
14. Pencak Silat (Yola Primadona & Hendy)
15. Pencak Silat (Nunu Nugraha, Asep Wildan Sani, Anggi Faisol Mubarok)
16. Pencak Silat (Aji Bangkit Pamungkas)
17. Pencak Silat (Komang Harik Adiputra)
18. Pencak Silat (Iqbal Chandra)
19. Pencak Silat (Sarah Tria Monita)
20. Pencak Silat (Abdul Malik)
21. Tim beregu putra
22. Tim beregu putri
23. Bulu tangkis (Jonatan Christie)
24. Bulu tangkis (Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
25. Pencak Silat (Sugianto)
26. Pencak Silat (Sidan Wilantari & Ni Made Dwiyanti
27. Pencak Silat (Pramudita, Lutfi, Gina)
28. Pencak Silat (Pipit Kamelia)
29. Pencak Silat (Hanifan Yudani)
30. Pencak Silat (Wewey Wita)
31. Sepak Takraw (Tim putra, Sepaktakraw (Muhammad Hardiansyah Muliang, Nofrizal, Saiful Rijal, Husni Uba, Rizky Abdul Rahan Pago, Abdul Halim Radjiu)

 

Atlet -atlet peraih medali perak

Peraih medali perak atletik 4×100 meter putra Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kertanegara (asiangames2018.id)

1. Wushu (Edgar)
2. Weightlifting (Sriwahyuni)
3. Paragliding (Rika Wijayanti, Ike Ayu Wulandari, lis Andriana)
4. Badminton (Ginting,dkk)
5. Rowing (Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, Ardi Isadi)
6. Sport Climbing (Puji Lestari)
7. Rowing (Kakan Kusuma, Edwin Ginanjar Rudiana, Sulpianto, Memo)
8. Jetski (Aero Sutan Aswar)
9. Gymnastic (Rifda I)
10. Shooting (Muhammad Sejahtera Dwi Putra)
11. Cycling (I Gusti Bagus Saputra)
12. Cano/Kayak (Alvonsina Monim, Stevani Maysche Ibo, Masripah, Shifa Garnika Nur Karim, Christian Kafolakari, Selvianti Devi Hidayat, Raudani Fitra, Astri Dwijayanti, Fazriah Nurbayan, Ramla B, Since Luthasova Yom, Ririn Puji Astuti)
13. Atletik (Emilia Nova)
14. Cano/TBR (Andri Sugiarto, dkk)
15. Sport Climbing (Aspar Jailolo, Sabri, Pangeran Septo Wibowo Siburian, Muhammad Fajri Alfian)
16. Archery (Diananda Choirunisa)
17. Sepaktakraw (Saipul HM, dkk)
18. Badmiton
(Muhammad Ardianto & Fajar Alfian)
19. Beach Volleyball (Ade Candra Rachman & Mohammad Ashfiya)
20. Skateboard (Jason Denis)
21. Skateboard (Sanggoe Tanjung Darma)
22. Soft Tennis (Albert Alexander Sie)
23. Athletics (Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kertanegara)
24. Kano/Kayak (Riska Andriyani)

 

Atlet-atlet peraih medali perunggu

Bunga Nyimas (12) atlet termuda Asian Games 2018 meraih medali perunggu cabor skateboard (asiangames2018.id)

1. Cycling – MTB Downhill (Nining)
2. Weightlifting (Suratman)
3. Wushu (Achmad Hulaefi)
4. Badminton (Greysia Polii, dkk)
5. Sepaktakraw (Herson Muhammad, dkk)
6. Wushu (Widiyanto Yusuf)
7. Wushu (Riyaya P)
8. Rowing (Julianti & Rokayah)
9. Paragliding (Rika Wijayanti)
10. Sport Climbing (Aspar Jailolo)
11. Rowing (Chelsea Corputty, Wa Ode Fitri R, Julianti, Yayah Rokayah)
12. Jetski (Aqsa Sutan Aswar)
13. Gymnastic Artistic (Agus Prayoko)
14. Sepaktakraw (Herson Muhammad, dkk)
15. Cycling (Wiji Lestari)
16. Karate (Ahmad Zigi Zaresta Yuda)
17. Karate (Cokorda Istri Agung Sanistyarani)
18. Pencak Silat (Rusdana Amri)
19. Cano/TBR (Moch Taufan Wijaya, dkk)
20. Bridge (Lusje Olha Bojoh, Tueje Julita Grace Joice, Lasut Marcella Elvitta Chyntia, Parasian Robert, Asbi Taufik Gautama, Mondigir Bill Roland Goerge)
21. Bridge (Conny Eufke Sumampauw, Andhani Rury, Polii Bert Toar, Hartono Bambang, Karwur Franky Steven, Bojoh Jemmy Boyke)
22. Karate (Jintar Simanjuntak)
23. Atletik (Sapwaturahman)
24. Badminton (Greysia Polii & Rahayu Apriyani)
25. Badminton (Tontowi Ahmad & Liliana Natsir)
26. Beach Volleyball (Juliana & Utami)
27. Badminton (Anthony Sinisuka Ginting)
28. Archery (Riau Ega Agata Salsabilla)
29. Beach Volleyball (Gilang Ramadhan & Danangsyah Yudistira)
30. Pevi Permana Putra
31. Soft Tennis (Prima Simpati Aji)
32. Soft Tennis (Pitri)
33. Skateboard (Bunga Nyimas)
34. Paragliding (Aris Apriansyah, Joni Efendi, Jafro Megawanto, Hening Paradigma, Roni Pratama)
35. Paragliding (Lis Andriana, Ike Ayu Wulandari, Rika Wijayanti)
36. Kurash (Shifa Khasani Najmu)
37. Kano/Kayak (Riska Andriyani & Nur Meni)
38. Sepaktakraw (Leni, Lena, Dini Mita Sari, Florensia Cristy, Akyko Micheel Kapito, Kusnelia)
39. Boxing (Huswatun Hasanah)
40. Boxing (Amoragam Sunan Agung)
41. Soft Tenis (M. Hemat Bhakti Anugerah, Irfandi Hendrawan, Gusti Jaya Kusuma, Alexander Albert Sie, Prima Simpatiaji)
42. Bridge (Taufik Hasbi & Lusje Bojoh)
43. Bridge (Hengky Lasut & Eddy Manopo).

Pelaksanaan ajang ASIAN GAMES mendapat banyak apresiasi dari pihak luar baik para atlet, pemimpin negara maupun warga net. Salah satu apresiasi muncul dari Perdana Menteri Korea Selatan Lee Nak-yeon, beliau menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dua hal terkait dengan Asian Games. Pertama, PM Lee sangat mengagumi acara pembukaan Asian Games. Kedua, Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games telah berhasil berkontribusi dalam memperkokoh persahabatan serta perdamaian antara masyarakat Korea Selatan dan Korea Utara. Sobat Positif, seperti kita ketahui ASIAN GAMES 2018 Jakarta-Palembang menjadi perekat persahabatan antara Korea Utara dan Korea Selatan, kedua negara ini join team dalam beberapa cabang olahraga. Fenomena ini semakin menegaskan pesan bahwa Indonesia cinta perdamaian. Tidak sampai disitu saja , apresiasi datang dari Mr Bach, Presiden Olympic International Committee sebagaimana diungkapakan oleh gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada halaman facebooknya , Mr Bach mengutarakan kekagumannya “I have seen it myself, Jakarta has been an oustanding host.  We all are impressed and I will be telling this to everyone”. Guberbur Anies pun meyakinkan beliau bahwa Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah agenda olahraga yang lebih besar yakni Olimpiade, “I can assure you , Jakarta is ready to set up. We are prepared to go to the next level of hosting world sport events. For sure, we are aiming for olympic”.

Sobat Positif, event ASIAN GAMES 2018 berakhir sudah, pesta olahraga se-Asia ini menjadi momen pemersatu bangsa buat Indonesia serta menjadi momentum untuk kembali menyadarkan masing-masing individu Indonesia untuk bangga menjadi Indonesia. Apresiasi setinggi-tingginya tentunya untuk para penyelenggara negara, para atlet, pekerja kreatif, relawan, dan masyarakat Indonesia yang telah berhasil menunjukkan wajah Indonesia yang cinta damai, ramah dan hangat. Salam Positif.

Basrah Nasution

Basrah Nasution

Dengan aksara menjaga zaman, memuliakan peradaban.

Leave a Reply