Memanfaatkan Momentum Tahun Baru

Hai sobat positif, tak terasa sebentar lagi kalender 2015 akan kadaluarsa, yang berarti tahun 2016 segera tiba. Banyak orang sudah berencana mengisi liburan akhir tahun dengan travelling, reuni dengan teman lama, silaturahim dengan saudara, atau sekadar bersantai di rumah bersama keluarga. Tahun baru juga identik dengan semangat baru, di mana biasanya orang-orang melihat kembali apa yang sudah mereka capai di masa lalu kemudian merencanakan apa yang ingin dicapai di tahun mendatang.

Beberapa hal ini mungkin ingin Sobat Positif lakukan dalam momentum tahun baru 2016 :

1. Buat kaleidoskop 2015

Setiap hari memiliki cerita, dan selalu ada hikmah yang bisa dipetik dari setiap cerita. Selama tahun 2015 pasti banyak sekali yang terjadi dalam kehidupan Sobat Positif, baik mengenai pencapaian pribadi, keluarga, akademik, karier, maupun dalam asmara. Coba Sobat Positif buat 12 highlite peristiwa istimewa sepanjang tahun 2015 (satu highlite untuk setiap bulan). Nah, dari sana Sobat Positif dapat menyadari bahwa waktu satu tahun berjalan begitu cepat. Misalnya, menang kompetisi di bulan Februari, ikut acara forum mahasiswa nasional di bulan April, wisuda di bulan Juni, mulai berbisnis di bulan September, dll.

Source : Google
Source : Google

2. Evaluasi

Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Berdasarkan apa yang sudah Sobat Positif lakukan di tahun 2015 atau tahun-tahun sebelumnya, yuk evaluasi lagi. Mungkin ada beberapa hal yang belum memenuhi target pencapaian, tapi pasti ada juga hal-hal istimewa yang terjadi di luar rencana. Apapun yang terjadi, selalulah bersyukur dan petik hikmah dari setiap peristiwa. Everything has a lesson.

3. Plan Your Life

If you fail to plan, you are planning to fail. Kata-kata bijak dari Benjamin Franklin tersebut memberi pesan bahwa kegagalan dalam hidup bisa terjadi karena manusia gagal dalam berencana. Yang sudah berencana saja masih bisa gagal, apalagi yang tak punya rencana kan? Tulis saja apapun yang kita rencanakan, misalnya perbaikan (dalam segi kualitas maupun kuantitas), target yang ingin dicapai, kebaikan yang ingin dilakukan, dll. Sobat Positif mungkin berencana meningkatkan kuantitas buku yang dibaca, kualitas tulisan yang dibuat, kuantitas kompetisi yang dijuarai, bahkan kuantitas-kualitas kebermanfaatan untuk lingkungan sekitar 🙂

 

Source : Google
Source : Google

4. Do !

Sebaik apapun evaluasi dan seindah apapun rencana, semua akan sia-sia jika tidak diiringi aksi nyata. Nggak mau kan rencana hanya sebatas wacana? 😀

Have a great life! Salam Positif.

Leave a Reply