Mengenal Indonesia lewat Membaca Indonesia

Awal terbentuknya komunitas Membaca Indonesia berasal dari gagasan saat duduk santai di salah satu cafe bersama dengan beberapa teman. Kita awalnya membicarakan tentang kondisi anak-anak yang saat ini sudah jauh dari ‘dunia kecil’ mereka

begitulah penuturan Nugra Atsaury Saragih ketika diwawancarai oleh tim Indonesia Positif mengenai latar belakang lahirnya komunitas Membaca Indonesia. Sobat Positif, membaca adalah aktifitas yang dapat memperluas cakrawala. Menurut komunitas Membaca Indonesia kebiasaan membaca harusnya menjadi kegemaran bagi anak-anak kecil di Indonesia. Anak kecil dengan semangat keingintahuan yang tinggi akan sangat baik jika difasilitasi dengan buku-buku bacaan di rumah. Sebuah kabar baik hadir dari kota Medan, dari kota ini lahir komunitas Membaca Indonesia yang digerakkan oleh para pemuda dengan aksi-aksi berbasis sosial pendidikan. Kekhawatiran Nugra dan teman-temannya melihat kondisi anak-anak yang cenderung berperilaku buruk seperti yang dicontohkan acara-acara kurang mendidik di televisi semakin memperkuat semangat pemuda asal Medan ini untuk mempertahanan eksistensi Membaca Indonesia.

Nugra Atsaury Saragih, Pengurus Membaca Indonesia
Nugra Atsaury Saragih, Pengurus Membaca Indonesia

Komunitas Membaca Indonesia bergerak pada lingkup pendidikan. Meskipun namanya Membaca Indonesia, namun komunitas ini tidak hanya ingin menumbuhkan minat membaca melainkan juga ingin mengajak masyarakat mengenal dan mencintai Indonesia lebih baik melalui pengajaran, penyediaan sarana pembelajaran dan ‘campaign’. Membaca Indonesia mengarahkan kontribusinya dalam mengurangi kesenjangan akses pendidikan serta membantu ketersediaan buku-buku di daerah yang dinilai termarjinalkan. Di lain sisi, keberadaan Membaca Indonesia mengajak para pemuda untuk hidup tidak hanya memikirkan kesenangan dirinya sendiri tetapi harus memberikan sesuatu kepada bangsa dan negara di usia muda, “pemuda selayaknya tidak hanya hangout untuk kegiatan-kegiatan yang tidak perlu” pungkas Nugra.

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh komunitas Membaca Indonesia sejauh ini antara lain

  • Kelas Impian, kegiatan ini berupa kunjungan ke panti asuhan untuk memberikan motivasi kepada anak-anak agar dapat berbuat dan bercita-cita setara dengan teman-teman mereka yang memiliki orangtua. Membaca Indonesia menitipkan pesan kekurangan yang mereka miliki bukanlah sebuah halangan.
  • Brankas Buku Medan, pada program kegiatan ini Membaca Indonesia menyediakan tempat untuk menyimpan buku-buku bekas tidak terpakai bagi seluruh kalangan yang kemudian didistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Setidaknya sekali dalam setahun diadakan kumpul buku massal untuk menunjangn program ini dengan mengundang para ‘nasabah buku’ (istilah untuk mereka yang menyumbangkan buku), biasanya acara ini diadakan di tempat-tempat favorite anak muda seperti di cafe.

Kegiatan terbaru dari Komunitas Membaca Indonesia diantaranya kampanye melalui media-media sosial tentang kegiatan membaca dan isu-isu yang berkembang dilingkup pendidikan. Kemudian pembekalan kreatifitas kepada anak-anak dan pemuda di daerah yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi miliki daerahnya masing-masing dan terakhir adalah Kegiatan Membaca di ruang-ruang publik seperti taman untuk anak-anak.

Sobat Positif, saat ini tercatat bahwa Membaca Indonesia sudah mengumpulkan lebih dari 1000 buku dari berbagai kalangan dengan beragam judul dan jenis buku mulai dari buku-buku sekolah, perkuliahan, pengetahuan umum, buku cerita dan lain-lain. Nugra menyebutkan salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah kegiatan re-distribusi buku yaitu saat pengiriman buku ke Nunukan di Kalimantan Utara yang bekerja sama dengan salah satu Tempat Penitipan anak dan Rumah Belajar disana, buku –buku yang dikirimkan dipakai untuk pengajaran anak-anak buruh perkebunan kelapa sawit di perbatasan Indonesia – Malaysia. Selain itu kegiatan Membaca Indonesia juga sudah beberapa kali diliput di media berita online dan radio-radio lokal, hal ini sangat disyukuri karena dengan itu Membaca Indonesia juga bisa mengajak masyarakat untuk bergabung dengan kegiatan-kegiatan pengabdiannya.

Komunitas Membaca Indonesia sangat mengharapkan keberadaanya memunculkan perubahan positif di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat muda Indonesia. Nugra menuturkan,” Kami ingin kedepan pemuda/i Indonesia lebih memahami dan mencintai Indonesia, bukan hanya sekedar ucapan namun juga terlihat dari tindakan serta dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, selain itu kita ingin ikut memberikan perubahan di dunia pendidikan, agar pendidikan layak dapat dirasakan dan ketersediaan akses buku-buku oleh seluruh masyarakat Indonesia di daerah manapun Ia berada”. Sobat Positif ternyata begitu banyak komunitas-komunitas mulia di lingkungan masyarakat kita, dan akan sangat disayangkan jika Sobat Positif tidak bergabung dengan komunitas Positif seperti Membaca Indonesia. Bagi Sobat yang ingin berkenalan lebih dalam dengan komunitas membaca Indonesia, Sobat dapat mengunjungi fanpage Facebook: Membaca Indonesia, ikuti juga twitter @MembacaIndonesia atau Instagram:MembacaIndonesia. Dari ketiga pilihan media sosial tersebut fanpage Facebook adalah akun medsos yang paling sering diupdate dibanding yang lain.

Untuk saat ini sekretariat sementara Membaca Indonesia ada di Jalan Kasuari Gang Maju No. 5C, Kel. Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Medan. Komunitas Membaca Indonesia hanya ada di Medan tapi tahun ini sedang berusaha untuk mendirikan perwakilan komunitas di daerah-daerah lain di Indonesia, hal ini sebagai langkah untuk memudahkan distribusi buku-buku. Diakhir wawancara Nugra sebagai perwakilan Membaca Indonesia menyebutkan bahwa mereka sangat terbuka untuk anak-anak muda yang ingin bergabung, dan bergerak bersama untuk berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa. Salam Semangat, Salam Positif!

Basrah Nasution

Basrah Nasution

Dengan aksara menjaga zaman, memuliakan peradaban.

Leave a Reply