Nova dan Tya, Berawal dari Lima Ribu Rupiah menjadi Koin Langit

Bermimpi untuk memperbaiki Indonesia tidak selalu harus diwujudkan dengan melakukan protes besar-besaran, turun ke jalanan atau adu kekuatan. Tak juga harus selalu melakukan hal yang besar, cukup dengan hal kecil yang berasal dari hati. Because not all of us can do great things. But we can do small things with great love.

            Setiap orang pasti memiliki mimpi, tapi hanya sedikit orang yang bermimpi untuk mewujudkan mimpi orang lain. Novarina Ayu dan Praditya Andryani adalah dua dari sedikit orang yang bermimpi untuk itu. Melalui gerakan lima ribu rupiah perhari yang mereka kumpulkan di sebuah kaleng coklat, mereka telah sukses mendirikan sebuah yayasan yang menjadi penyandang dana pendidikan bagi 65 orang anak yang kurang mampu.

Koin Langit namanya, sebuah yayasan yang baru saja disahkan oleh Kemenkumham pada tanggal 19 Desember 2014 lalu merupakan sebuah yayasan yang concern di bidang pendidikan anak-anak dan kegiatan sosial. Sebelum menjadi sebuah yayasan, Nova dan Tya mengumpulkan uang lima ribu rupiah per hari yang dimasukkan dalam sebuah kaleng coklat untuk dibelikan sembako bagi orang-orang yang kurang mampu setiap hari jumat. Nova dan Tya juga menyisihkan sebagian kecil dari gaji yang mereka dapatkan setiap bulannya untuk membantu biaya pendidikan 5 orang anak di Turen Malang. Selain itu, mereka juga mengadakan acara santunan saat ada event-event tertentu, misalnya saja pada bulan Ramadhan dan pada saat pembagian bonus akhir tahun. Mereka berdua juga mengajak teman-teman kantor untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang mereka buat dengan memberikan donasi seikhlasnya. Dan tanpa disangka untuk pertama kalinya, mereka mendapatkan 11 juta rupiah dan dana tersebut langusng digunakan untuk acara santunan ke panti asuhan dan panti jompo. Selain dari teman-teman kantor, Nova dan Tya juga mendapatkan banyak donator dari sosial media. Mereka berdua aktif mengunggah foto dan cerita inspiratif selama perjalanan sosial yang mereka lakukan.

Nova dan Tya, Founder Koin Langit
Nova dan Tya, Founder Koin Langit

Kegiatan sosial yang dilakukan Nova dan Tya ternyata tidak hanya berlangsung selama satu atau dua bulan saja, melainkan dua tahun. Dan puncaknya saat mereka berencana untuk mengadakan event charity ke panti sosial bayi dan balita di Cipayung pada bulan Januari 2014. Ternyata banyak dari teman-teman yang bukan hanya sekedar mau berdonasi saja, mereka juga ingin ikut turun langsung ke panti sosial tersebut. Nah, pada bulan itulah tercetuskan nama Koin Langit, tepatnya pada tanggal 28 Januari 2014 yang kemudian tanggal itu dijadikan tanggal ulang tahun Koin Langit.

Saat ini Koin Langit memiliki beberapa program sosial, diantaranya:

  • Simply Giving, bersifat spontan dengan target orang-orang yang membutuhkan di sekitar mereka. Donasi biasanya berupa sembako. Program ini merupakan kelanjutan dari program mingguan telah dilakukan sebelumnya.
Kakek yang menjadi target Simply Giving Koin Langit
Kakek yang menjadi target Simply Giving Koin Langit
  • Dare to Share, kegiatan berbagi dengan budget tidak terlalu besar biasanya didukung dari dana anggota Koin Langit. Contoh kegiatannya adalah berbagi susu untuk anak-anak di sekolah yang agak tertinggal, berbagi buku, berbagi tanaman di hari bumi, berbagi takjil, berbagi cookies pada saat hari ibu, dll.
Peringatan Hari Bumi dengan Koin Langit
Peringatan Hari Bumi oleh Koin Langit
  • Anak Asuh, santunan tiap bulan untuk membantu pendidikan dan penghidupan anak-anak asuh Koin Langit.
Beberapa Anak Asuh Koin Langit
Beberapa Anak Asuh Koin Langit
  • Charity Movement, Event besar biasanya diadakan 2 kali dalam setahun dengan target dana donasi yang cukup besar. Contoh kegiatan yang pernah dilakukan adalah charity ke panti jompo, yayasan sosial, rumah kerang dan rumah singgah Valencia.
Event Charity ke Panti Jompo
Event Charity ke Panti Jompo

Sobat positif tertarik untuk ikut berdonasi dalam kegiatan sosial yang diadakan oleh Koin Langit? Nah, Koin Langit menyediakan beberapa pintu masuk untuk ikutan donasi, diantaranya:

  • Transfer ke rekening Koin Langit.
  • Koin Berkah, Koin Langit menerima sumbangan koin-koin dengan nominal seberapapun. Seringkali orang-orang kan tidak menganggap penting uang-uang koin mereka. Padahal ketika dikumpulkan bisa dipakai membantu pendidikan anak asuh juga. Untuk pengumpulan koin berkah ini, tim koin langit baru bisa mengakomodir untuk wilayah Jakarta Selatan dan Tengerang Selatan saja.
Koin-koin yang dikumpulkan oleh anggota Koin Langit
Koin-koin yang dikumpulkan oleh anggota Koin Langit
  • Garage sale, Koin Langit menerima sumbangan barang layak pakai dan dijual murah.

 

Garage Sale
Garage Sale

Selain itu, koin langit juga punya pin donasi yang harganya hanya lima ribu rupiah. Dan dengan membeli pin ini, berarti kita telah ikut menjadi orang tua asuh bagi banyak anak. Keren ya?

Pin Donasi Koin Langit
Pin Donasi Koin Langit

Saat ditanya sumber inspirasi yang menginspirasi mereka melakukan berbagai kegiatan sosial seperti ini, Nova menyebutkan dua nama yaitu Valencia Mieke Randa dan Abu Marlo. Baginya, Bu Valencia aka moms Silly merupakan seorang yang memiliki dedikasi yang sangat luar biasa untuk kemanusiaan. Dan Abu Marlo karena dia yang mendorong dan menginspirasi mereka untuk selalu dan terus berbagi serta mau menyebarkan virus berbagi ke semua orang.

Baca : Bloof For Life, Komunitas yang Juga Didirikan oleh Valencia Mieke Randa

Dari dua orang founder, mendapatkan 18 volounteer sampai memiliki cabang Koin Langit Malang dan Surabaya yang keduanya dikoordinir dan dimentor dari Koin Langit pusat. Seiring dengan berjalannya waktu jumlah anak asuh yang awalnya hanya 5 orang di Turen Malang saat ini sudah berjumlah 65 orang yang tersebar di Malang, Tegal, Jakarta dan Tangerang.

Pada akhir wawancara, Nova memberikan kita sebuah quote yang menjadi inspirasinya selama ini.

Not all of us can do great things. But we can do small things with great love – Mother Teresa-.

Quote ini merupakan salah satu inspirasi terciptanya tagline koin langit “Let’s spread love and create happiness”.

Nova, Tya dan Koin Langit telah menunjukkan kepada kita bagaimana sebuah mimpi untuk dapat terus berbagi dapat diwujudkan bahkan ditularkan ke banyak orang dengan melakukan hal yang sangat sederhana. Mereka juga menunjukkan bahwa bermimpi untuk memperbaiki Indonesia tidak selalu harus diwujudkan dengan melakukan protes besar-besaran, turun ke jalanan atau adu kekuatan. Tak juga harus selalu melakukan hal yang besar, cukup dengan hal kecil yang berasal dari hati.

 

Dina Meiladya

Menulis karena bukan anak raja atau anak ulama besar ^^

Leave a Reply