ODOJ, Membumikan Al-Qur’an Melangitkan Manusia

Di zaman yang sudah canggih begini, harusnya semakin memudahkan kita dalam melakukan aktivitas, termasuk beribadah. Jika gadget yang semakin canggih bisa mendekatkan kita pada teman atau keluarga yang jauh di ujung dunia, maka harusnya gadget juga bisa semakin mendekatkan kita pada Allah, Tuhan semesta alam, bukan?
Sebuah komunitas yang menamai diri ODOJ, singkatan dari One Day One Juz, bermula dari kesadaran dan kepedulian dua orang pemuda, Bhayu Subrata dan Pratama Widodo pada tahun 2007. Kepedulian mereka pada generasi muda dan Al-Qu’ran menggerakkan dua pemuda ini untuk mensyiarkan ODOJ ke masyarakat luas. Mereka ingin bagaimana akhirnya orang-orang bisa dengan mudah membaca Al-Qu’ran sebanyak 1 juz sehari.

od1
sumber : onedayonejuz.org

Maka, Bhayu memulai langkah awal dengan menggunakan SMS sebagai media untuk mengirimkan SMS ke banyak orang dalam rangka mengajak orang-orang untuk mengaji satu hari satu juz. Selain itu, Bhayu juga membuat buletin tentang ODOJ ini dan disebarluaskan. Adapun Widodo, mulai membuat sebuah fanpage One Day One Juz agar ODOJ semakin dikenal seluruh dunia.

Hingga akhirnya, melalui sekelompok alumni sebuah perguruan tinggi negeri di Surabaya, ODOJ mulai diperkenalkan dengan media Whatsapp, dan berlayar hingga ke BBM. Jadi, di ODOJ terbagi-bagi lagi menjadi grup-grup, yang masing-masing grup terdiri dari 30 orang  yang melaporkan tilawah 1 juz setiap hari. Tiga puluh orang ini bisa jadi saling kenal, atau tidak sama sekali. Juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Sampai beberapa waktu berselang, ODOJ semakin banyak dikenal dan diminati oleh masyarakat. Kini ODOJ sudah menjadi komunitas yang resmi dan memiliki struktur kepengurusan yang rapi. Membumikan Al-Qur’an dan Melangitkan Manusia adalah cita-cita besarnya.

Hingga akhirnya, pada tanggal 4 Mei 2014, diadakan Grand Launching ODOJ di Masjid Istiqlal Jakarta. Acara ini dihadiri lebih dari 50.000 orang ODOJers (istilah untuk anggota ODOJ) dari seluruh Indonesia. Acara ini juga mendapat rekor dunia pembacaan Al-Qur’an secara berjama’ah yang diikuti lebih dari 30.000 orang.

grand-launching-odoj
sumber : dakwatuna.com

Pada Desember 2014, tercatat sudah terdapat 125.000 orang yang menjadi member dari ODOJ. Tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga berasal dari luar negeri seperti Qatar, Australia, Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Korea, Jepang, Jerman, dan berbagai negara lainnya. Luar biasa, bukan? Orang-orang yang bergabung dalam ODOJ berasal dari berbagai kalangan, termasuk artis seperti Oki Setiana Dewi, Tengku Wisnu, Dude Herlino, Alyssa Soebandono, Baim Wong, dan yang lainnya.

sumber : twitter.com
sumber : twitter.com

Sampai disini, kamu masih bertanya-tanya gimana sih metode menyelesaikan 1 juz dalam sehari sehingga menjadi mudah dan menyenangkan?

Nah gini, metode menyelesaikan 1 juz dalam sehari itu ada bermacam tergantung masing-masing orang. Ini nih saya bagi jurusnya. Dapat dari grup ODOJ. Hehe.

jurus odoj
sumber : grup ODOJ

Jika masih kesulitan dengan 1 juz sehari, ODOJ juga menyediakan program ODALF (One Day a Half Juz) atau 1 hari setengah juz. Jadi, bergabung di ODOJ bukan berarti mau pamerin tilawah kita ke teman-teman, ya. Tapi lebih ke bagaimana agar kita lebih mudah menjaga konsistensi dan komitmen untuk mengaji 1 juz sehari dengan dibantu teman-teman dari grup ODOJ.

Kini, ODOJ sedang dikembangkan ke mobile application untuk lebih memudahkan penggunaan. Nah kan! Gadget bisa semakin memudahkan ibadah, juga menambah saudara! 🙂

Jadi, bagaimana?
Apakah kamu tertarik bergabung di ODOJ?
🙂

Ida Mayasari

seorang pejuang

Leave a Reply