Pahala Berlipat di Bulan Ramadan

Sobat Positif, kita harus benar-benar menyadari pentingnya menabung amal sebanyak-banyaknya semasa hidup di dunia untuk bekal di akhirat. Jika ukuran usia manusia berpatok pada usia Rasulullah, maka usia umat Nabi Muhammad SAW sangatlah singkat, berkisar antara 60-70 tahun, hal ini sebagaimana dinyatakan dalam berbagai riwayat hadist. Salah satunya diriwayatkan oleh Muhammad ibn al-Musayyab ibn Ishaq. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda, “Usia umatku berkisar antara 60 hingga 70 tahun. Sedikit sekali di antara mereka yang melebihi usia tersebut.”

Sobat Positif, kini Ramadan kembali menyertai aktivitas kita. Bulan yang sangat tepat untuk menggandakan pahala. Bagaimana tidak, Ramadan adalah bulan bonus dimana amalan pada bulan ini dilipat gandakan lebih tinggi pahalanya dibanding beramal pada bulan-bulan biasanya. Momentum bulan yang penuh berkah  ini menjadi momen yang tepat untuk meningkatkan kualitas diri dan meraih berlipat pahala melalui amal kebaikan. Berikut aktivitas kebaikan selain ibadah wajib yang selayaknya sobat lakukan guna meningkatkan pahala di bulan Ramadan penuh bekah.

Membaca Al-Quran

Sumber : rubaiyat.id Menargetkan Khatam ketika Ramadhan

Sebaiknya Sobat membuat target terlebih dahulu dalam membaca Al-Quran, misalnya membaca teks arabnya, kemudian membaca terjemahannya. Sobat juga perlu menargetkan ingin khatam satu kali, dua kali atau lebih. Di bulan Ramadha, aktivitas tadarus Al-Quran ramai digalakkan, jadi bagi yang ingin kembali memperbaiki atau meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran, maka ini bisa jadi momentum untuk mencapai hal tersebut.

Bersedekah

Sumber : lifenotes197.files.wordpress.com Menginvestasikan harta yang kelak keuntungannya diperoleh diakhirat kelak

Bersedekah akan membuka pintu rezeki, jika bersedekah maka sesungguhnya sobat telah menginvestasikan harta yang kelak keuntungannya diperoleh diakhirat kelak. Di bulan Ramadan amal kebaikan berupa sedekah sangat baik dilakukan. Sedekah bisa berupa uang yang langsung kita serahkan kepada kaum yang membutuhkan, sobat juga bisa bersedekah dengan cara-cara kreatif misalnya menyiapkan hidangan berbuka puasa untuk orang-orang yang berpuasa. Contoh kecil yaitu bersama teman satu kantor membuat paket sembako untuk keluarga kurang mampu, membelikan pakain baru buat anak-anak kurang mampu dan lain sebagainya.

Menghadiri Majelis Ilmu

Sumber : 68.media.tumblr.com
Majelis ilmu merupakan momen penuh keberkahan dan rahmat Allah

Sobat Positif, majelis ilmu itu ibarat taman surga sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah, “Jika kalian melewati taman Syurga maka singgahlah dengan senang hati”. Para sahabat bertanya, “Apakah taman Syurga itu? ”Beliau Saw menjawab, “Halaqoh-halaqoh dzikir (atau halaqoh Ilmu)” (HR. At-Tirmidzi).

Sangat banyak keutamaan menghadiri majelis ilmu. Selain menambah wawasan keislaman kita, majelis ilmu juga merupakan momen penuh keberkahan dan rahmat Allah, sebagaimana dijelaskan Rasulullah Saw,  “Tiada suatu kaum duduk dalam majelis Ilmu serta majelis dzikir kepada Allah, pasti dikelilingi Malaikat, dilipu ti rahmat Allah, diturunkan pada mereka ketenangan dan nama mereka disebut Allah di depan para Malaikat-Nya.” (HR.Muslim). Jadi jangan lupa berburu taman syurga di bulan Ramadan ya sob.

Qiyamul Lail

Sumber : lifenotes197.files.wordpress.com
Ibadah yang ditunaikan dimalam hari

Secara bahasa bisa qiyamul lail bisa diartikan ibadah yang ditunaikan dimalam hari. Jadi selama Ramadan, sobat perlu juga menambah amalan dengan beribadah dimalam hari. Aktifitas ibadahnya bisa berupa sholat tahajud, membaca Al-Quran serta berdzikir.

Iktikaf

Sumber : 4.bp.blogspot.com Mendekatkan diri kepada Allah SWT di mesjid

Dalam konteks ibadah pada agama Islam, iktikaf berarti berdiam di dalam masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aktifitas iktikaf sangat dihidupkan oleh banyak masyarakat muslim di bulan Ramadan. Khusunya di saat-saat sepuluh hari terakhir Ramadan. Pada momen sepuluh hari Ramadan ini umat islam berharap bertemu dengan malam lailatul qadar dalam kondisi keadaan beribadah kepada Allah SWT, sehingga iktikaf di masjid kerap digelar.

Sobat Positif, ayo sama-sama persiapkan agenda Ramadanmu, siapkan target dan perbanyak amalan dengan niat semata mengharap ridha Allah SWT. Setelah Ramadan nantinya berlalu semoga kita tetap terus melanjutkan amalan kebaikan sebagaimana yang kita laksanakan pada bulan suci Ramadhan.

Semoga kita semakin baik dan menjadi insan yang lebih positif.

Basrah Nasution

Basrah Nasution

Dengan aksara menjaga zaman, memuliakan peradaban.

Leave a Reply