Satu di Antara Seribu. Kamukah Itu?

Kamu rajin baca buku? Buku disini buku yang sebenar-benarnya buku, ya. Bukan majalah, komik, apalagi timeline mantan. Kalau jawabannya iya, SELAMAT! You’re the “chosen one”. Satu yang terpilih.

Kok bisa?

Hasil survei UNESCO, indeks minat baca masyarakat Indonesia 0,01% atau 1 per 1000. Artinya, dari 1000 orang Indonesia, hanya ada 1 orang yang berminat baca buku. Ditambah lagi, menurut Perpusnas (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) orang Amerika rata-rata membaca 20 buku per tahun dan orang Jepang 10 buku per tahun, maka rata-rata orang Indonesia membaca 0-1 buku per tahun.

baca buku bersama (sumber gambar: solopos.com)

Yang terbaru, berdasarkan studi “Most Littered Nation In the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University tahun 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara dalam hal minat membaca. Negara kita tercinta ini peringkatnya persis di bawah Thailand (59) dan di atas Botswana (61).

Miris kan, Sob? Pantas saja belakangan ini ada istilah “sumbu pendek” yang bertebaran di internet. Atau ada lagi hoax yang sebenarnya sudah ada dari tahun 2012 yang saat ini masih berkeliaran di linimasa.

“Jadi kita harus bagaimana?”

Mungkin pertanyaan itulah yang pertama kali muncul di benak kamu setelah mengetahui fakta-fakta di atas. Tenang, Sob. Indonesia Positif menawarkan sebuah solusi.

Mulanya, pilih bacaan yang kamu suka seperti novel, cerpen, puisi atau bahkan karya ilmiah! Penulis di Indonesia memiliki karya-karya yang keren bahkan sudah sampai tingkat internasional. Sayang sekali jika kamu nggak pernah baca karya mereka. Tahap selanjutnya kamu bisa ubah tempat nongkrong yang dulunya sering ke mall atau cafe harus lebih sering ke toko buku. Zaman sekarang lagi hits dengan e-book, dengan bermodalkan smartphone kamu sudah bisa punya buku di handphone kamu, Sob. Dan waktu luang kamu jangan hanya dihabiskan dengan membuka instagram atau stalking hal yang nggak berfaedah. Habiskan waktu luang kamu dengan membaca buku!

Kalau tadi kamu bilang kamu suka baca buku, artinya kamu adalah orang terpilih. Satu di antara seribu manusia di bumi Indonesia yang melek literasi. Tapi kamu sadar tidak sih, karena hal tersebut, kita jadi punya tanggung jawab untuk mengajak 999 orang lainnya buat suka, berminat, dan rajin baca buku juga? Iya, kan?

Buat kamu yang termasuk ke 999 orang itu, ayo keluarlah dari zona nyaman nan berbahaya itu, Sob. Baca buku itu bukan cuma tugasnya para ilmuwan, tapi juga tugas kita seluruh anak bangsa Indonesia.

Apa hebatnya jika lagumu dimainkan untuk dirimu sendiri? Apa hebatnya jika kamu asyik menjelajahi dunia sendiri? Apa hebatnya jika kamu menjadi baik sendiri? Sedangkan di luar dirimu, ada orang-orang yang kamu bisa ajak menikmati hal yang sama.

Sobat, tak ada guna kita mencaci maki negeri ini dengan segala carut-marutnya. Tak ada guna juga kita pusing memikirkan masalah negeri ini, namun tidak memberikan sedikitpun aksi nyata untuk menyelesaikannya. Salah satu cara untuk meringankan beban dari problematika minat baca di negeri ini adalah dengan mulai menjadi pembaca buku yang aktif dan mengajak orang lain untuk turut rajin membaca.

Jadi, siapkah kamu mengajak 999 orang mulai hari ini? Siapkah kamu keluar dari zona nyaman dan menjadi the chosen one selanjutnya?

Ida Mayasari

seorang pejuang

Leave a Reply