Si Kembang Api Yang Hampir Terlupakan

Tahun 2015 telah berakhir beberapa jam yang lalu. Memasuki tahun 2016, adakah yang terlewatkan? Ada. Kemilau kembang api? Bukan, kali ini yang terlewatkan mirip juga dengan kembang api. Ia adalah Haemanthus multiflorus, atau di Indonesia, lebih dikenal dengan sebutan bunga desember. Bunga yang dalam bahasa latin disebut juga Scadoxus multiflorus ini merupakan tanaman tahunan yang bunganya mekar sekitaran bulan November dan Desember sehingga tanaman ini disebut bunga desember. Bunga desember sering digunakan sebagai indikator iklim dunia karena mekarnya bunga desember menandai mulainya musim hujan. Akan tetapi, akibat perubahan iklim global, kini sebagian besar bunga desember tidak mekar pada bulan Desember lagi. Bunga ini akan tumbuh subur jika dirawat dan disiram dengan teratur. Namun saat masih bakal tumbuhan, jangan terlalu banyak menyiram tanaman ini karena akan membuat umbinya busuk.

Bunga yang biasa hidup di dataran rendah dan tinggi ini dapat berkembang biak melalui umbinya. Sinar matahari sepanjang hari dibutuhkan oleh bunga ini agar dapat tumbuh dengan optimal. Ada banyak hal unik yang dapat kita jumpai pada bunga ini. Bunga desember biasanya hanya muncul satu kuntum saja dalam setahun dan tidak memiliki aroma. Sebelum berbunga, bunga yang berwarna merah mencolok ini seolah lenyap karena bersembunyi di dalam tanah. Hal ini disebabkan bunga desember hanya akan berbunga setelah mengalami masa dorman. Selama masa dorman, umbinya yang berbentuk seperti bawang tidak menumbuhkan daun sehingga keberadaan tanaman ini tidak terlihat.

umbiBunga ini termasuk dalam famili Amaryllidaceae (bakung-bakungan). Umbi dari tumbuhan ini akan berbunga di sekitar bulan November hingga pertengahan Januari saat curah hujan tergolong tinggi. Bunga desember berasal dari Afrika bagian selatan. Bentuk bunga membulat seperti bola yang mirip payung yang berkoloni. Pada ujung bunga berwarna kuning atau oranye. Tanaman ini membentuk satu tangkai bunga yang bundar pipih dan muncul di sekitar ketiak daun. Mahkota bunga berbentuk seperti jarum berwarna merah terang, benang sari melengkung keluar, tangkai sarinya memiliki panjang dua hingga lima sentimeter dan berwarna merah tua, sedangkan kepala sarinya berwarna merah jambu. Bakal buahnya berbentuk elips dengan panjang sekitar setengah sentimeter. Sebagian orang beranggapan bahwa bunga ini berbentuk seperti lili sehingga juga sering disebut blood lily.

Hal yang menarik,  umbi dari bunga ini mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol yang berkhasiat sebagai obat luka bakar. Untuk obat luka bakar dipakai umbi yang masih segar, dicuci dan diparut kemudian ditempelkan pada bagian yang luka. Polifenol yang terkandung dalam umbi bunga desember ini aktif membunuh kuman penyebab infeksi sehingga luka bakar akan cepat kering dan sembuh.

Sayang, bunga tanaman ini tidak bisa bertahan lama dan hanya berkembang segar selama tujuh harian saja. Setelah itu hanya ada daun-daunnya saja yang semakin lama semakin mengering dan tinggal umbinya saja di dalam tanah. Setelah berbunga biasanya akan diikuti tumbuhnya daun baru dan tanaman akan rimbun dan memproduksi anakan. Pada musim kemarau, tanaman itu akan secara perlahan menyembunyikan dirinya dalam bentuk umbi saja dalam tanah dan akan tumbuh dan berkembang kembali di musim hujan. (https://kebunbibit.id)

Bagi sobat positif yang ingin menanam bunga ini, dibutuhkan pot berdiameter 20-30 cm dengan media tanah dan humus. Berikut kami sajikan beberapa tips dan cara merawat bunga desember.

Cara menanam bunga desember

Anakan umbi bunga desember dipisahkan dari umbi utamanya. Bentuk bonggol umbi bunga desember bentuknya berlapis-lapis, dengan akar serabut bewarna keputihan.

Setelah dipisah, umbi anakan ini dapat ditanam di tempat lain seperti pot atau polybag.

Hal yang perlu diperhatikan, jangan sampai media tanam terlalu basah atau kedap air sebab akan mengakibatkan umbi akan membusuk dan gagal tumbuh.

Pot ditempatkan di tempat teduh dan tidak terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari.

Jika daun sudah mulai terbentuk atau mulai tumbuh kita bisa memindahkannya ke tempat yang sinar mataharinya lebih banyak.

Jika sudah datang musim hujan (Oktober) kita bisa memindah tanaman ini ke media yang lebih luas (pot yang lebih besar) atau langsung ditanam di halaman (taman). (http://flonimal-nesia.blogspot.co.id)

des 2

Tips merawat bunga desember :

Bunga desember biasanya berbunga di bulan desember, walaupun saat ini banyak terjadi anomali, dimana bunga ini sering berbunga hingga Februari, hal ini karena pengaruh El-nino dan la-nina, dan juga faktor perubahan iklim.

Jangan menyiram bunga desember ketika bakal tumbuhan ini muncul ke permukaan tanah, di kawatirkan umbi busuk.

Silahkan bunga desember anda siram ketika daun sudah terbentuk, akan tetapi sebatas hanya sampai tanah tempat bunga ini tumbuh basah. (http://ngebun.com)

Sobat positif bisa memanen bunga desember begitu buahnya terlihat, satu buah berisi satu biji, dan biji inilah yang bisa anda gunakan untuk dibudidayakan

Jika sobat positif ingin membudidayakan bunga desember ini, tanam dulu di polybag, dan tanam saat musim hujan masih berlangsung.

Bagaimana sobat positif? Menarik bukan? Kehadiran bunga desember di pekarangan rumah sobat positif bisa jadi penghibur saat ia berbunga pada akhir tahun atau mungkin saat awal tahun, tentunya hal ini sangat tergantung iklim dan cuaca di tempat ia tumbuh. Penasaran kapan bunga ini akan berbunga, segera dicoba untuk ditanam di rumah ya sobat positif.

Rizka Hidayati

Dentist, traveler, writer, painter, social worker

Leave a Reply