Startup iGrow dan Vestifarm Tawarkan Investasi dengan Dampak Sosial

Sobat Positif, sejalan dengan berkembangnya dunia teknologi informasi, kini meuncul pilihan investasi yang beragam. Model investasi yang paling mainstream kita dengar selama ini adalah investasi dalam bentuk emas dan properti. Model investasi aset fisik berupa emas dan properti banyak diminati karena harganya yang relatif selalu meningkat dan aman dari inflasi serta risiko lainnya. Pilihan investasi lain yang telah umum di masyarakat adalah investasi produk keuangan seperti simpanan deposito, reksadana, saham dan masih banyak lagi.

Pernahkah sobat berpikir bagaimana caranya agar investasi yang sobat miliki selain memberi keuntungan juga memberi dampak sosial terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat petani dan peternak? Ditambah dengan kemudahan transksinya yang dapat dilakukan pada smartphone. Jika sobat pernah menginginkan hal yang demikian, maka kini hal tersebut dapat terwujud dengan hadirnya startup iGrow dan Vestifarm.

iGrow

Ceo Startup iGrow Andreas Senjaya
(Sumber : http://g-startup.com/global-finalist/)

StartUp ini menawarkan investasi dalam bentuk bercocok tanam. Sobat sebagai pemodal, dapat menginvestasikan dananya untuk menanam berbagai jenis tanaman yang disediakan oleh iGrow. Tanaman yang dipilih akan ditanam oleh petani di lokasi pemilik lahan yang bekerjasama dengan iGrow. Setelah tiba waktu panen, maka akan dilakukan bagi hasil atas penjualan hasil panen. Berbagai jenis tanaman yang sobat bisa pilih seperti pisang, alpukat, sukun, kurma, zaitun dan lain-lain.

iGrow dikelola oleh orang-orang yang profesional, hal ini tercermin dari penghargaan-penghargaan yang mereka raih di dunia StartUp, tidak hanya level nasional tetapi juga mancanegara. Tentunya model investasi ini akan sangat berpengaruh kepada keberlangsungan  ketahanan pangan Indonesia, juga menambah kesejahteraan para petani dan yang tidak kalah penting, model investasi ini sangat bersahabat dengan lingkungan serta berdampak pada peningkatan oksigen di udara.

 

iGrow Homepage (sumber :https://www.igrow.asia/)

 

Vestifarm

Senada dengan iGrow namun berbeda pada media investasinya, jika iGrow investasi pada tanaman, Vestifarm investasi dalam bentuk hewan ternak. Dana yang diberikan digunakan untuk pembelian sapi, kemudian digemukkan dan dijual, hasil penjualan akan dibagi sesuai ketentuan. Konsep investasi ini akan sangat membantu memenuhi kebutuhan daging sapi ditengah masyarakat. Dalam websitenya Vestifarm menuliskan bahwa saat ini kebutuhan daging masih sangat tinggi dan tidak sebanding dengan pasokan yang tersedia.

Dengan penggemukan sapi, pasokan daging akan bertambah sehingga harga daging akan lebih murah dibanding harga saat ini dan kebutuhan masyarakat akan dapat terpenuhi. Dengan demikian, investasi Anda akan berdampak bagi Anda, sekaligus berdampak bagi masyarakat luas.

Sobat Positif, secara umum dapat disimpulkan kedua model investasi yang ditawarkan startup iGrow dan Vestifarm memberikan dampak sosial berupa peningkatan taraf ekonomi para petani dan peternak. Produk investasi ini juga sangat berpotensi dalam mendukung keberlanjutan swasembada pangan Indonesia.

investasi di vestifarm (sumber : https://vestifarm.com/)


Basrah Nasution

Basrah Nasution

Dengan aksara menjaga zaman, memuliakan peradaban.

Leave a Reply